Mengevaluasi Unsur Pembangun Puisi
1. Identitas
Nama Guru : Sarah Dhiba Rangkuti, S.Pd., Gr.
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Hari, Tanggal : Senin, 14 September 2026
Fase/Kelas : E/ X.E.4 dan 5
Materi : Teks Puisi
2. Capaian Pembelajaran:
Pada akhir fase E ini murid mampu mengevaluasi unsur intrinsik dan ekstrinsik teks sastra berbentuk teks aural
3. Tujuan Pembelajaran
Murid mampu mengevaluasi penggunaan diksi, majas, rima, citraan, serta unsur pembangun (fisik dan batin) dari teks puisi yang disimak (aural/audiovisual) secara kritis dan mendalam.
- Mindful Learning (Berkesadaran): Murid merumuskan pertanyaan esensial: "Mengapa kata 'Sederhana' diulang dua kali? Citraan apa saja yang muncul?"
- Joyful Learning (Menggembirakan): Murid berkelompok (4 orang) membaca secara mandiri draf puisi lainnya di buku paket. Mereka mengidentifikasi diksi konotatif, majas, rima, dan citraan yang terkandung.
- Meaningful Learning (Bermakna): Kelompok membandingkan hasil temuan mereka dengan modul teori struktur fisik-batin puisi.
QS Asy Syu'ara' ayat 227
"Kecuali (para penyair) yang beriman, beramal saleh, banyak mengingat Allah, dan bangkit membela (kebenaran) setelah dizalimi"
Kaitan dengan materi:
Ayat ini menekankan bahwa pentingnya menjadi penyair dengan diksi atau pilihan kata yang baik dan juga memiliki keindahan atau estetika sehingga makna tersirat puisi bisa memberikan manfaat bagi si penyair maupun penikmat puisi.
Berikut merupakan materi Bahasa Indonesia yang akan dibahas pada hari ini:
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)

Komentar
Posting Komentar